dr. AMTSYIR MUHADI, M.Adm.Kes

 

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat tugas pokok yaitu menyiapkan dan menyusun program pembinaan, pengendalian, pengawasan terhadap semua kegiatan dan usaha peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, remaja, usia lanjut, kekurangan unsur gizi dan pelayanan perlindungan kesehatan reproduksi, ibu dan remaja, serta Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, kesehatan lingkungan, olahraga dan kesehatan kerja. 

Untuk melaksanakan tugas pokoknya, Bidang Bina Kesehatan Masyarakat mempunyai fungsi:

  1. Penyusuan kebijakan teknis penyelenggaraan program dan kegiatan Bidang Bina Kesehatan Masyarakat;
  2. Pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dan kegiatan Bidang Bina Kesehatan Masyarakat;
  3. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi program serta kegiatan Bidang Bina Kesehatan Masyarakat;
  4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat mempunyai tugas:

  1. Menyusun rencana Bidang Bina Kesehatan Masyarakat sesuai dengan rencana kerja Dinas;
  2. Melaksanakan pembinaan dan evaluasi tentang upayaupaya  peningkatan kesehatan ibu dan anak, remaja dan lanjut usia serta terkait kekurangan unsur gizi;
  3. Melaksanakan pembinaan serta evaluasi tentang usaha pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi bagi ibu dan remaja;
  4. Melaksanakan koordinasi untuk melakukan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan peran serta masyarakat terkait  kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, perlindungan hak reproduksi, peningkatan status gizi masyarakat dan lansia;
  5. Melakukan identifikasi masalah kekurangan gizi masal untuk diantisipasi secara dini serta penanggulangan kekurangan gizi bagi keluarga;
  6. Melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dan lintas program untuk mengadakan pemantauan dan evaluasi, pengkajian dan pengembangan terhadap pelaksanaan program kesehatan ibu-anak dan  kesehatan reproduksi usia subur termasuk keluaga berencana, kesehatan reproduksi remaja dan kesehatan  usia lanjut;
  7. Melakukan pembinaan dan fasilitasi standar pelayanan kebidanan (asuhan persalinan normal) dan standar pelayanan kontrasepsi,  penanganan komplikasi maternal dan neonatal, pencegahan kehamilan yang tak diinginkan dan  asuhan pasca keguguran, puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar) dan rumah sakit PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Komprehensif);
  8. Melakukan pembinaan dan fasilitasi penerapan buku KIA, penerapan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dan  Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM), pelatihan/ penyegaran kembali Stimulasi Intervensi Deteksi Dini  Tumbuh Kembang Anak (SIDDTK)
  9. Melakukan pembinaan dan fasilitasi pelayanan kesehatan reproduksi remaja di puskesmas dan pendidikan kesehatan reproduksi remaja di masyarakat;
  10. Melakukan pembinaan dan fasilitasi pelayanan kesehatan usia lanjut di Puskesmas dan kesehatan  kelompok usia lanjut di masyarakat;
  11. Melaksanakan sosialisasi, promosi, fasilitasi dan peningkatan dalam rangka pemenuhan dan perlindungan hak-hak reproduksi dalam kelangsungan hidup ibu dan anak:,
  12. Memfasilitasi terselenggaranya pelayanan kesehatan deteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara, kemudian pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak (PMT CT);
  13. Menginventarisasi dan melakukan pengolahan data serta permasalahan  di bidang program kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi usia subur termasuk keluarga berencana, kesehatan reproduksi remaja dan kesehatan usia lanjut;
  14. Mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung;
  15. Menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan karier; dan
  16. Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya;