Berita

DINKES LATIH PETUGAS PUSKESMAS



Pinrang – Dinas Kesehatan Kab. Pinrang melalui Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan pertemuan koordinasi dengan mengadirkan 3 petugas Puskesmas yaitu Pengelola program Promkes, UKS dan Gizi. Kepala Dinas Kesehatan, drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes membuka secara resmi kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan, Selasa (07/02). Didampingi oleh Kasi Promkes & Pemberdayaan Masyarakat, Sriwati, SKM, M.Kes dan dr. H. Aswad, M.Kes sebagai Narasumber, kegiatan dihadiri 51 peserta yang diwakili oleh 17 Puskesmas se Kabupaten Pinrang.
 
Kadis Kesehatan menyampaikan bahwa Puskesmas harus bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan ini, dan menurutnya Puskesmas harus membuat inovasi diwilayah kerjanya masing-masing. “Puskesmas yang telah menorehkan prestasi boleh dicontoh dengan kreasi yang baru“, jelasnya. Beberapa Puskesmas telah mendapatkan penghargaan dengan inovasinya seperti Puskesmas Sulili dengan Tandu Kesorga. “Masing-masing pengelola program Promkes, UKS dan Gizi Puskesmas bisa membuat program inovasi,misalnya pengelola program UKS contohnya bisa membuat program inovasi Sikat Gigi massal,”jelas drg. Dewi.
Pada kesempatan yang sama Sriwati SKM, M.Kes menyampaikan bahwa pembinaan anak usia sekolah dan remaja menjadi tanggung jawab bersama, sinergitas lintas program dan lintas sektor menurutnya mencakup pembinaan kesehatan, pelayanan kesehatan, maupun pembinaan lingkungan sekolah sehat.
 

Dr. H. Aswad, M.Kes sebagai Narasumber juga menjelaskan tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Germas menurutnya bertujuan agar masyarakat berperilaku sehat yang berdampak pada kesehatannya bisa terjaga, produktif, lingkungan bersih, dan biaya berobat berkurang. “Bentuknya kegiatannya seperti melakukan aktifitas fisik, mengkonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban,” jelasnya.

Selain diberikan bekal ilmu, petugas promkes puskesmas juga dibagikan media promosi kesehatan berupa poster, leaflet, lembar balik, buku saku kader posyandu dan buku panduan desa siaga dalam rangka menunjang pelaksanaan promosi kesehatan di wilayah kerja masing-masing. (rsd/dinkes)



Posted By: Muhammad Rusdi Tanggal : 01-05-2017 Dibaca : 27 kali