PINRANG – Kabupaten Pinrang kembali menorehkan prestasi sekaligus kepercayaan di tingkat nasional. Bersama Kabupaten Ciamis (Jawa Barat), Kabupaten Pinrang salah satu dari dua kabupaten di Indonesia yang menjalankan program Kampung Bebas Jentik.

Terkait hal tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bersama United States Centers for Disease Control and Prevention (US CDC) menggelar kegiatan On the Job Training (OJT) serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kabupaten Pinrang.

Penerimaan Resmi di Aula Baperida

Rangkaian kegiatan ini diawali dengan penerimaan resmi tim Kemenkes dan Mr. Ken dari US CDC di Aula Baperida Kabupaten Pinrang pada Rabu (17/06/2026).

Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pinrang, A. Calo Kerrang yang didampingi oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Turut hadir dalam penerimaan ini Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, dr. Amstyir Muhadi, M.Adm.Kes.

Dalam sambutannya, pihak Pemerintah Kabupaten Pinrang menyatakan kebanggaan atas terpilihnya Pinrang sebagai lokus program strategis ini dan berkomitmen penuh untuk mendukung keberlanjutan program demi menekan angka penyakit bersumber nyamuk.

Kunjungan Lapangan ke Patampanua, Puskesmas Teppo dan SD

Melanjutkan agenda Monev, pada Kamis (18/06/2026), Tim Kemenkes dan US CDC melakukan kunjungan lapangan langsung untuk melihat implementasi Kampung Bebas Jentik di Kelurahan Benteng, Kecamatan Patampanua, serta meninjau kesiapan teknis di Puskesmas Teppo dan beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kelurahan Benteng.

Selama kunjungan lapangan, tim didampingi langsung oleh Plt. Kadis Kesehatan dr. Amstyir Muhadi bersama Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes Pinrang, Hj. Sriwati, SKM, M.Kes, beserta jajaran terkait. Tim melihat langsung bagaimana partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan serta sistem pelaporan yang dijalankan oleh para kader kesehatan setempat.

Apresiasi untuk Sinergi Semua Pihak

Keberhasilan dan kelancaran kegiatan OJT dan Monev ini tidak lepas dari kolaborasi kuat di tingkat tapak. Plt Kepala Dinas Kesehatan Pinrang menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kecamatan Patampanua dan Kelurahan Benteng atas mobilisasi warga, Puskesmas Teppo serta seluruh kader kesehatan yang menjadi ujung tombak di lapangan dan seluruh elemen masyarakat yang telah menyukseskan jalannya kegiatan ini.

Melalui program Kampung Bebas Jentik ini, Kabupaten Pinrang diharapkan dapat menjadi role model (percontohan) bagi kabupaten/kota lain di Indonesia dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) serta penyakit tular vektor lainnya.