PINRANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang terus berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terpencil (3T). Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, dr. H. Ramli Yunus, M.Kes., dalam kegiatan Pertemuan Monitoring Evaluasi (Monev) Penerima Kapitasi Khusus dan Rekredensialing yang digelar di Aula PKM Salimbongan, Senin (27/07/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, dr. Muhammad Ali. Agenda utama kegiatan meliputi evaluasi capaian kinerja serta penandatanganan Berita Acara Capaian Komitmen Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Terpencil di PKM Salimbongan.
Dalam arahannya, dr. H. Ramli Yunus memberikan penekanan serta catatan, khususnya kepada Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Pinrang. Ia meminta Bidang Yankes untuk mengawal ketat monitoring kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan seluruh Puskesmas di wilayah Pinrang.
Secara khusus, Kadis Kesehatan menyoroti beberapa indikator penting BPJS Kesehatan yang masih berada di bawah target, seperti rate kunjungan peserta dan penanganan peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).
“Kinerja kerja sama dengan BPJS Kesehatan harus kita kawal bersama. Saya menugaskan Bidang Yankes untuk memantau ketat indikator yang belum memenuhi target, terutama rate kunjungan dan cakupan peserta Prolanis. Selain itu, program CKG (Cek Kesehatan Gratis/Cek Kebugaran) harus segera disisir secara masif di berbagai tempat agar cakupannya optimal,” tegas dr. Ramli Yunus.
Lebih lanjut, dr. Ramli memaparkan bahwa tiga Puskesmas di Kabupaten Pinrang—yakni PKM Sali-Sali, PKM Salimbongan, dan sebagian wilayah PKM Batulappa—memiliki tantangan geografis dan sosial tersendiri karena masuk dalam kategori daerah terpencil. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen dan penanganan ekstra dari para Tenaga Kesehatan (Nakes) di lapangan.
Ia mengimbau seluruh jajaran Nakes untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap program pimpinan dan pencapaian indikator BPJS Kesehatan. Kadis Kesehatan juga memacu motivasi para Nakes yang bertugas di daerah terpencil agar tetap memiliki daya saing tinggi, tidak kalah dengan fasilitas kesehatan di area perkotaan.
“Meski berada di daerah terpencil dengan berbagai keterbatasan, nilai (value), semangat, dan daya saing nakes kita tidak boleh kalah dari yang ada di kota. Mari kita terus tingkatkan integritas dan kualitas pelayanan demi kesehatan masyarakat Pinrang,” pungkasnya mengakhiri sambutan.
Kegiatan diakhiri dengan prosesi penandatanganan Berita Acara Komitmen FKTP Terpencil dan sesi foto bersama seluruh pemangku kepentingan yang hadir.




Komentar Terbaru