PINRANG — Tim Kerja (Timker) Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang menggelar Kampanye Aksi Bergizi di Sekolah guna mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kegiatan yang berlangsung di MTs DDI Kaluppang pada Rabu 05/08/2026, ini menjadi titik awal dari rangkaian kampanye yang direncanakan menyasar 13 sekolah di wilayah Pinrang.

Kegiatan perdana ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, dr. H. Ramli Yunus, M.Kes., yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Sebanyak 73 peserta yang terdiri dari siswa-siswi dan dewan guru antusias menyimak pemaparan materi terkait pentingnya pemahaman gizi dan pola hidup sehat.

Dalam arahannya, dr. H. Ramli Yunus menekankan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama bagi generasi muda dalam meraih prestasi akademis dan menggapai cita-cita.

“Kesehatan adalah modal dasar yang sangat penting. Tanpa tubuh dan pikiran yang sehat, anak-anak kita akan kesulitan menyerap ilmu secara optimal di sekolah. Oleh karena itu, intervensi gizi sejak dini—termasuk konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri—harus dilakukan secara konsisten,” ujar dr. H. Ramli Yunus.

Selain edukasi gizi dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), kegiatan ini juga mengampanyekan pentingnya sarapan sehat bergizi seimbang dan aktivitas fisik secara rutin di lingkungan sekolah.

Turut membersamai dalam kegiatan ini, tim Promosi Kesehatan (Promkes) dari Puskesmas Leppangang yang ikut memandu jalannya rangkaian aksi kesehatan di lapangan.

Kepala MTs DDI Kaluppang, H. Sihab, S.Ag., menyambut hangat dan menyampaikan apresiasinya atas terpilihnya MTs DDI Kaluppang sebagai lokasi pembuka rangkaian Kampanye Aksi Bergizi ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Pinrang dan Puskesmas Leppangang atas perhatiannya kepada para siswa kami. Edukasi ini sangat membuka wawasan siswa dan guru tentang pentingnya menjaga kesehatan serta kecukupan gizi sehari-hari,” ungkap H. Sihab.

Melalui kegiatan ini, Dinkes Pinrang berharap dapat membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan di kalangan masyarakat sekolah, sekaligus menekan angka anemia pada remaja menuju terwujudnya generasi Pinrang yang sehat, cerdas, dan berprestasi. (Dinkes/Promkes)