PINRANG — Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang melalui Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) serta Kesehatan Jiwa (Keswa) menggelar Kampanye Pelaksanaan Gerakan Peduli Kesehatan Jiwa Masyarakat dan Edukasi di Sekolah pada Senin (19/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Negeri 8 Pinrang ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini.
Ketua Tim Kerja (Ketimker) PTM dan Keswa Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, Hj. Idawati, SKM., MM., menyampaikan bahwa edukasi kesehatan jiwa bagi kelompok remaja menjadi prioritas utama. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta didik mampu mengenali, mencegah, dan merespons berbagai persoalan kesehatan mental yang kerap muncul di lingkungan sekolah, khususnya tindakan perundungan (bullying).
“Kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Melalui kampanye ini, kami ingin memastikan anak-anak kita paham cara menjaga mental yang sehat dan saling merangkul, sehingga menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari aksi bullying,” ujar Hj. Idawati di sela-sela kegiatan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber spesialis kedokteran jiwa, dr. Dwiwahyu Ningsih Sunarto, Sp.KJ, yang membawakan materi bertajuk “Remaja yang Kuat Memiliki Mental yang Kuat”. Dalam pemaparannya, dr. Dwiwahyu mengulas secara komprehensif faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mental remaja, dampak psikologis dari perundungan, hingga strategi membangun ketahanan diri (resilience) dalam menghadapi tantangan masa remaja.
Para siswa-siswi SMKN 8 Pinrang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari penyampaian materi interaktif hingga sesi tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai sosialisasi, tetapi juga membentuk budaya saling mendukung (peer support) antar sesama pelajar di Kabupaten Pinrang.




Komentar Terbaru