PINRANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang menerima kunjungan lapangan dari Tim UNICEF bersama Yayasan Jenewa Madani Indonesia pada Kamis (23/04/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan dokumentasi praktik baik penerapan 3 Pesan Kunci Pencegahan Stunting serta evaluasi strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) di tingkat akar rumput.

Tim yang terdiri dari Julia Suryatan, Yessi Crosita Octaria, dan Ulfiyah (UNICEF), serta Fadhilah dan Hardyanti Subairi (Yayasan Jenewa Madani), mengawali agenda dengan meninjau langsung aktivitas di Posyandu Mawar Indah, Desa Amassangan, Kecamatan Lanrisang.

Di lokasi tersebut, tim melakukan pendokumentasian menyeluruh terhadap kegiatan Posyandu, khususnya bagaimana para kader menyampaikan 3 pesan kunci pencegahan stunting kepada orang tua balita. Selain itu, dilakukan wawancara mendalam kepada para kader mengenai efektivitas pelatihan KPP yang telah mereka terima dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat di lingkungan masing-masing.

Pendampingan lapangan ini dilakukan langsung oleh Ketua Tim Kerja Kesga dan Gizi Dinas Kesehatan Pinrang, Hj. Rahma Muis, SKM, M.Kes, beserta jajaran staf terkait.

Rangkaian kegiatan berlanjut ke Puskesmas Lanrisang. Di sana, tim mengadakan sesi diskusi dan wawancara dengan Kepala Puskesmas serta tenaga kesehatan yang telah mengikuti pelatihan Social Behavior Change (SBC) atau Komunikasi Perubahan Perilaku. Diskusi ini bertujuan untuk memotret tantangan dan keberhasilan implementasi strategi komunikasi dalam layanan kesehatan harian.

Sebagai penutup rangkaian kunjungan, dilaksanakan sesi Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Aula Puspita Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang. Tim diterima langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Amtsyir Muhadi, M.Adm.Kes.

FGD ini melibatkan Tim Penyusun Dokumen Strategi Komunikasi (Strakom) Perubahan Perilaku Kabupaten Pinrang yang terdiri dari lintas sektor, yaitu: Dinas Kesehatan, DP2KBP3A dan Baperida Kabupaten Pinrang.

Dalam pertemuan tersebut, dr. Amtsyir menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin dengan UNICEF dan Yayasan Jenewa Madani. Beliau berharap hasil dokumentasi dan diskusi ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk mempertajam strategi penurunan angka stunting di Kabupaten Pinrang melalui pendekatan komunikasi yang lebih persuasif dan efektif.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan generasi bebas stunting melalui edukasi berkelanjutan dan sinergi lintas sektor yang solid.